Pages

Monday, June 8, 2009

Video Boys Before Flowers dan Sinopsis

Share & Comment
Bagi yang bisa menyaksikan Drama Boys Before Flowers melalui tayangan TV Indosiar mungkin tidak begitu terlalu penasaran lagi dengan sebuah drama yang cukup mengemparkan ini, Namun bagi yang belum pernah menyaksikanya tentu akan ada rasa penasaran.


Berikut adalah sedikit riview video yang bisa anda lihat agar rasa penasaran anda akan sedikit berkurang, khususnya bagi teman-teman yang belum menyaksikan tayangan drama ini di TV



Kemudian berikut adalah sinopsis Drama Boys Before Flowers edisi perdana dan kedua yang sudah tayang di Indosiar minggu yang lalu

Episode I
Di Korea, Shinhwa merupakan salah satu grup perusahaan yang paling disegani. Tidak cuma bergerak di bidang bisnis, grup yang konon mendapat dukungan dari pemerintah tersebut juga memiliki sebuah sekolah yang begitu prestisius.

Saking prestisiusnya, hanya anak-anak terpilih alias dari keluarga terpandang saja yang bisa masuk disana. Namun meski di luar terlihat begitu sempurna, dimana para lulusannya hampir pasti jadi orang terpandang, ada rahasia kelam dibalik sekolah Shinhwa.

Orang luar pertama yang merasakan ketidakberesan itu adalah Geum Jan-di, anak sebuah pemilik laundry yang sehari-harinya bertugas mengambil atau mengantar pakaian milik anak-anak sekolah Shinhwa. Suatu hari tanpa sengaja, ia melihat salah seorang murid yang nekat hendak terjun dari atap gedung sekolah.

Lewat sejumlah kejadian kocak, Jan-di akhirnya sukses menyelamatkan siswa malang itu. Keruan saja, aksinya menjadi bahan pembicaraan mulai di sejumlah forum internet hingga surat kabar. Imbasnya, citra sekolah Shinhwa menjadi terancam oleh kejadian yang terekspos luas itu.

Untuk mengatasinya, pemimpin sekolah Shinhwa akhirnya mengambil keputusan yang cukup mencengangkan : memberikan beasiswa untuk Jan-di yang notabene berasal dari kalangan bawah. Bisa dibayangkan, bagaimana tercengang-cengangnya ayah-ibu dan adik gadis itu saat diberitahu langsung.

Jan-di yang semula menolak keras akhirnya luluh oleh bujukan kedua orangtuanya, dan berjanji untuk menjauhi segala bentuk masalah. Di hari pertama bersekolah, ujian sudah datang dalam bentuk grup empat orang pemuda (terdiri dari putra-putra orang paling berpengaruh di Korea) yang menamakan diri mereka F4.

Sikap mereka yang begitu arogan, ditambah seluruh murid sekolah Shinhwa yang begitu menyembah keempatnya, membuat Jan-di jengkel sendiri dan melampiaskannya di sebuah sudut sekolah yang sepi. Apes baginya, ternyata disitu juga ada salah satu personil F4 Yoon Ji-hoo. Untung baginya, Ji-hoo begitu cuek dan dingin sehingga gadis itu malah berbalik simpati.

Satu-satunya teman yang tidak memandang Jan-di dengan sinis adalah Oh Min-ji, yang diam-diam memendam rasa kagum pada pentolan F4 Goo Jun-pyo. Bisa dibayangkan, bagaimana reaksi gadis itu saat Jun-pyo mempermalukan Min-ji akibat sebuah insiden kecil.

Niatnya yang semula hendak menjauhi keributan akhirnya berantakan oleh kejadian itu, bahkan Jan-di tanpa ragu-ragu memukul Jun-pyo. Bisa ditebak, semua itu menjadi awal dari penderitaan yang harus diterima Jan-di akibat aksi nekatnya itu. Apalagi, Jun-pyo (yang ternyata adalah anak pemilik grup Shinhwa) memiliki kekuasaan absolut atas murid-murid Shinhwa.

Episode II
Posisi Jan-di semakin tidak menguntungkan setelah tangan dan kakinya dipegang dengan erat oleh tiga siswa. Namun sebelum keadaan bertambah kacau, tiba-tiba muncul Ji-hoo yang dengan santainya malah menanyakan resep panekuk ke Jan-di yang terduduk di lantai dan tidak bisa bergerak.

Melihat kehadiran Ji-hoo, tiga orang suruhan Jun-pyo akhirnya kabur setelah melihat sahabat bosnya itu bergeming. Simpati Jan-di terhadap Ji-hoo makin besar, dan secara tidak sengaja ia kembali bertemu pria itu, yang kedapatan sedang mengagumi poster model terkenal sekaligus alumnus Shinhwa bernama Min Seo-hyun, di malam hari.

Cobaan bagi Jan-di setelah menerima nota merah dari F4 belum berakhir. Keesokan harinya, ia terkaget-kaget ketika mengetahui kalau digosipkan hamil di luar nikah. Tidak bisa mengendalikan amarahnya lagi, Jan-di langsung mendatangi Jun-pyo. Senyum kemenangan pria itu langsung berubah saat melihat Jan-di mengambil kuda-kuda...dan tiba-tiba menendangnya hingga terjatuh dengan jurus tendangan memutar.

Bukannya marah, Jun-pyo malah tersenyum dan dengan cepat mengambil kesimpulan (yang salah) bahwa Jan-di menaruh hati padanya. Sebaliknya, kejadian itu malah membuat Jan-di ketakutan kalau dirinya bakal dikerjai lebih berat lagi. Mengendap-ngendap saat hendak masuk ke sekolah, mendadak ia dikejar dan ditangkap oleh sekumpulan pria berpakaian parlente.

Di dalam sebuah rumah mewah, Jan-di didandani habis-habisan dan setelah selesai, digiring ke dalam satu ruangan. Bisa dibayangkan bagaimana kagetnya Jan-di saat tahu siapa dalang semuanya : Jun-pyo. Dengan gayanya yang arogan, Jun-pyo mengatakan bisa memberikan Jan-di kemewahan bila bersedia menjadi kekasihnya. Dapat ditebak, Jan-di yang sakit hati langsung melepas semua pemberian Jun-pyo dan pergi.

Sempat bertemu Ji-hoo di perjalanan pulang, belakangan Jan-di baru tahu dari dua personil F4 yang lain (So Yi-jung dan Song Woo-bin) bahwa sang model terkenal Min Seo-hyun adalah wanita yang dicintai pria tersebut. Bisa ditebak, Jan-di yang sudah terlanjur menyukai Ji-hoo langsung patah hati dan yang menjadi sasaran kemarahan adalah Jun-pyo yang semula berusaha menghibur.

Dasar nasib, Jan-di yang sedang bersama sahabat karibnya Chu Ga-eul kembali berpapasan dengan Jun-pyo di sebuah perairan (meski awalnya gadis itu tidak ikut berlibur bersama teman-teman sekelasnya). Tidak memperdulikan pria yang membuatnya sebal, Jan-di tidak bisa menolak saat Ji-hoo muncul dan menawarkannya untuk datang ke pesta penyambutan kembalinya Seo-hyun.

Apes bagi Jan-di, ia dibohongi oleh tiga teman sekelasnya Ginger-Sunny-Miranda (yang merupakan fans berat Jun-pyo) dan muncul di pesta dengan kostum Wonder Woman. Seolah belum cukup, ia juga dipermalukan oleh ketiganya di hadapan orang banyak.

Melihat kejadian tersebut, Jun-pyo berniat untuk menolong Jan-di. Namun, ia kalah cepat dengan Ji-hoo dan Seo-hyun, yang dengan tatapan dingin memarahi Ginger-Sunny-Miranda. Tidak cuma itu, ia juga meminta Ji-hoo untuk mengantar Jan-di ke kamar.

Tags: , , ,

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 comments:

Post a Comment

 

Popular Content

Open Cbox

Recent Posts

Why to Choose RedHood?

ShoutMix chat widget
Copyright © Sebagian Kecil Informasi Dunia Ada Disini | Designed by Templateism.com